Saturday, June 28, 2008

LOVE YOUR LOCAL PRODUCT

Dalam suatu masa aku ingat propaganda yang digembar-gemborkan di negeri ini. “Cintai Produk Lokal” itulah bunyi jargon yang popular pada saat itu dan masih sampai saat ini. Mungkin sebagai konsekwensi mengikuti tren pasar bebas dan arus globalisasi maka masuknya produk-produk luar negeri pastinya tak terhindarkan bahkan diminati banyak orang di negeri ini. Menurutku hal positif yang terjadi adalah pilihan produk lokal yang semakin beragam, dan adanya persaingan untuk meningkatkan daya kompetitif bagi produk lokal. Negatifnya (kalau tidak hati-hati) akan mematikan produk lokal akibat meningkatnya mental konsumen impor. Parahnya akan bertambahnya pengangguran dan berubahnya kita menjadi bangsa kuli.

Aku tidak pandai kalau berbicara soal ekonomi apalagi politik. Tidak bermaksud untuk membahas hal itu tapi ternyata tulisanku jadi melebar. Awalnya aku ingin menulis ketidakpuasan akan jasa layanan perusahaan pemerintah, ketika aku ingin mengirim paket untuk murid istimewaku di bumi seberang. Dengan layanan yang tidak memuaskan dan harga sama mahalnya, lebih baik aku memilih layanan jasa luar yang punya franchise disini. Menurut pengalaman beberapa sumber, menggunakan layanan perusahaan lokal sangat beresiko, mulai dari sampainya tidak jelas samapai resiko barang hilang.

Yah…kalau begitu rugi buanget dong. Kepuasan layanan yang aku dapatkan dari jasa asing itu mulai dari penjelasan petugas term and conditions sejelas-jelasnya, adanya due date paket sampai pada recipient, dan juga aku bisa tracking sudah sampai dimana paketku berada dan siapa yang menerimanya. Intinya aku merasa secure untuk mempercayakan paketku dan puas pada akhirnya.

Jadi dalam hal ini ternyata produk local belum mampu bersaing. Ada harga tapi tidak ada rupa. Mungkin juga belum tentu untuk yang lain ya.